Resensi Buku Konstruksi Frasa Dengan Kata Yang

Nama : Karunia Indah Diniati
Jurusan : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
NIM : 17201241025

Perkembangan bahasa Indonesia telah mengalami kemajuan yang sangat pesat jika dibandingkan dengan kondisi bahasa Indonesia pada awal pertumbuhannya. Pertumbuhan bahasa Indonesia tersebut sejalan dengan kedudukan dan fungsinya yang tertuang dalam Politik Bahasa Nasional.

Judul : Konstruksi Frasa Dengan Kata Yang
Pengarang : Marida G. Siregar, Tri Saptarini, Ririen Ekoyanantiasih
Penerbit : Pusat Bahasa, Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta.
Tahun terbit : 2000
Tebal Buku : viii + 88 hlm.; 21 cm
ISBN : 979-685-096-6

Marida G. Siregar, Tri Saptarini, Ririen Ekoyanantiasih merupakan penulis buku yang berjudul Konstruksi Frasa Dengan Kata Yang. Penyusunan buku tersebut berawal dari sebuah alasan yaitu bidang bahasa dan satra di Indonesia boleh dikatakan tergolong sebagai bidang ilmu yang peminatnya masih sangat sedikit dan terbatas, baik yang berkenaan dengan peneliti, penulis, maupun pembacanya. Buku ini disusun dalam lima bagian. Pada bagian pertama, dijelaskan tentang latar belakang penulis menulis buku ini. Penulis dilatar belakangi upaya pembinaan dan pengembangan bahasa Indonesia, penelitian mengenai berbagai aspek kebahasaan perlu dilakukan secara berkesinambungan dan berencana. Bagian pertama dalam buku ini juga memuat tentang tujuan penelitian, relevansi penelitian, ruang lingkup, metodologi, sumber data, sistematika penyajian. Menjelaskan pula tentang kata “yang” dari beberapa ahli bahasa. Sehubungan dengan beberapa istilah untuk kata yang, dalam hal ini digunakan istilah kata tugas. Penulisan buku ini memuat tentang penelitian dalam hal konstruksi frasa dengan kata yang, penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Metode deskriptif terdiri dari dua tahap, yaitu : tahap pengumpulan data, tahap analisis data, dan tahap pelaporan.
Pada bagian kedua, menjelaskan tentang kerangka teori acuan yang terdiri dari sub- sub materi, yaitu : Pengertian Frasa, Klausa dan Kalimat, Klausa Relatif Takrestriktif, Klausa Rellatif Restriktif, Fungsi Sintaksis Unsur- unsur Kalimat. Sub- sub materi tersebut meliputi fungsi objek, predikat, objek, pelengkap, dan keterangan. Selain itu, dalam bagian kedua ini dijelaskan atau dipaparkan pengertian dari frasa, klausa, dan kalimat. Kemudian bagian ini berisi pula penjelasan tentang kalimat menurut jumlah klausa yang meliputi penjelasan tentang kalimat tunggal, kalimat majemuk setara, kalimat majemuk bertingkat, dan kalimat majemuk gabungan.
Pada bagian ketiga buku ini memuat tentang struktur frasa dengan kata yang. Menjelaskan tentang konstruksi frasa yang, yang meliputi (1) penjelasan yang + verba asal, (2) yang + verba aktif transitif, (3) yang + verba pasil, (4) yang + verba aktif intransitif, (5) yang + verba pasif dengan pesona, (6) yang + adjektiva, (7) yang + numeralia, (8) yang + nomina, (9) yang + adverbia, (10) yang + frasa preposisi, (11) yang + konjungsi. Menjelaskan pula tentang sifat kehairan yang di dalam frasa.
Pada bagian keempat berisi penjelasan tentang yang dalam konstruksi klausa. Uraian tentang yang sebagai klausa relatif takrestriktif dan yang sebaagai klausa relatif restriktif. Sebagai klausa relatif restriktif kata yang mempunyai tugas sebagai atribut unsur-unsur sintaksis tertentu. Pada bagian yang terakhir atau kelima berisi tentang simpulan dan saran. Dari semua bagian yang terdapat dalam buku ini dapat disimpulkan penilitian tentang ragam penulisan dan penggunaan kata yang dalam sebuah frasa, klausa, dan kalimat. Hal itu harus benar- benar dipahami agar tidak terjadi salah presepsi.
Dalam buku ini terdapat kelebihan dan kelemahan. Kelebihannya yaitu penjelasan setiap materinya dari hasil penelitian tersebut sudah lengkap dan rinci. Dijelaskan pula pengertian frasa, kluasa, dan kalimat. Sehingga pembaca dapat memahami secara dasar tentang frasa, klausa, dan kalimat yang kemudian dijelaskan pembagiaan fungsi kata yang. Kelemahan dari buku ini adalah kata katanya agak sulit untuk dipahami bagi orang yang tidak mempunyai paham dasar bahasa, sehingga bisa terjadi kesalahpahaman dalam materi yang di tuliskan.